Hasil Survei Kepuasaan Masyarakat Tahun 2025-2026

Analisis Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) SD Negeri 3 Gunungan

Periode: Semester 1 Tahun 2025 – Semester 1 Tahun 2026

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap layanan SD Negeri 3 Gunungan, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan sekolah berada pada kategori “Sangat Baik”. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai indeks kepuasan masyarakat secara konsisten selama tiga periode survei.

1. Analisis Tren Kepuasan Masyarakat

Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat mengalami peningkatan pada setiap periode survei, yaitu:

PeriodeNilai SKM
Semester 1 Tahun 202589,0
Semester 2 Tahun 202590,2
Semester 1 Tahun 202691,4

Terjadi kenaikan:

  • +1,2 poin dari Semester 1 ke Semester 2 Tahun 2025.
  • +1,2 poin dari Semester 2 Tahun 2025 ke Semester 1 Tahun 2026.
  • +2,4 poin secara keseluruhan selama satu tahun.

Peningkatan yang konsisten tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya perbaikan pelayanan yang dilakukan sekolah telah memberikan dampak positif terhadap tingkat kepuasan masyarakat.


2. Analisis Per Unsur Pelayanan

a. Persyaratan

  • 88,2 → 89,5 → 90,8

Persyaratan pelayanan dinilai semakin mudah dipahami dan dipenuhi oleh masyarakat. Informasi mengenai administrasi layanan semakin jelas dan transparan.


b. Prosedur

  • 88,6 → 89,8 → 91,2

Prosedur pelayanan mengalami peningkatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa alur pelayanan semakin sederhana, efektif, dan mudah diikuti oleh pengguna layanan.


c. Waktu Pelayanan

  • 87,7 → 89,0 → 90,6

Kecepatan pelayanan mengalami peningkatan cukup signifikan. Masyarakat menilai proses pelayanan menjadi lebih tepat waktu dibandingkan periode sebelumnya.


d. Biaya/Tarif

  • 89,3 → 90,3 → 91,6

Unsur ini memperoleh penilaian sangat tinggi. Hal ini menunjukkan masyarakat merasa pelayanan diberikan secara transparan tanpa adanya biaya di luar ketentuan.


e. Produk Pelayanan

  • 88,9 → 90,0 → 91,1

Mutu hasil pelayanan semakin baik sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat.


f. Kompetensi Pelaksana

  • 89,1 → 90,4 → 91,7

Menjadi nilai tertinggi pada Semester 1 Tahun 2026. Artinya masyarakat memberikan kepercayaan tinggi terhadap kemampuan guru maupun tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan.


g. Perilaku Pelaksana

  • 89,2 → 90,7 → 91,9

Merupakan unsur dengan skor tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keramahan, kesopanan, kepedulian, dan profesionalisme petugas menjadi kekuatan utama SD Negeri 3 Gunungan.


h. Sarana dan Prasarana

  • 88,0 → 89,6 → 90,7

Sarana prasarana menunjukkan peningkatan yang cukup baik, meskipun masih memiliki peluang untuk terus ditingkatkan, terutama pada aspek kenyamanan dan fasilitas pendukung pelayanan.


i. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan

  • 88,3 → 88,9 → 90,5

Terjadi peningkatan yang menunjukkan bahwa sekolah semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat. Mekanisme pengaduan dinilai semakin efektif.


3. Unsur dengan Nilai Tertinggi

UnsurNilai
Perilaku Pelaksana91,9
Kompetensi Pelaksana91,7
Biaya/Tarif91,6
Prosedur91,2
Produk Pelayanan91,1

Kondisi ini menunjukkan bahwa kekuatan utama SD Negeri 3 Gunungan terletak pada kualitas sumber daya manusia yang profesional, ramah, serta mampu memberikan pelayanan yang mudah dan transparan.


4. Unsur yang Masih Perlu Ditingkatkan

Walaupun seluruh unsur memperoleh kategori sangat baik, terdapat beberapa unsur dengan nilai relatif lebih rendah dibandingkan unsur lainnya, yaitu:

  • Persyaratan (90,8)
  • Waktu Pelayanan (90,6)
  • Penanganan Pengaduan (90,5)

Ketiga aspek tersebut masih memiliki ruang untuk terus disempurnakan melalui penyederhanaan administrasi, percepatan layanan, serta optimalisasi media komunikasi dan tindak lanjut terhadap masukan masyarakat.


5. Kesimpulan

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan di SD Negeri 3 Gunungan mengalami peningkatan secara konsisten dari semester ke semester. Nilai SKM meningkat dari 89,0 menjadi 91,4, yang menempatkan kualitas pelayanan pada kategori Sangat Baik.

Peningkatan tersebut mencerminkan keberhasilan sekolah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik melalui profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan, pelayanan yang ramah, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Ke depan, sekolah diharapkan tetap mempertahankan keunggulan pada aspek perilaku dan kompetensi pelaksana, sekaligus terus melakukan inovasi dalam penyederhanaan persyaratan, percepatan waktu pelayanan, serta penguatan sistem penanganan pengaduan dan aspirasi masyarakat.

Secara keseluruhan, hasil survei ini menjadi indikator bahwa SD Negeri 3 Gunungan telah berhasil membangun budaya pelayanan prima yang selaras dengan komitmen sekolah, yaitu “Melayani dengan Hati, Mendidik dengan Prestasi.”

Similar Posts