Menanamkan Nilai Luhur Sejak Dini, SD Negeri 3 Gunungan Gencarkan Program Penguatan Pendidikan Karakter
Manyaran – Sebagai upaya nyata dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga luhur dalam berbudi pekerti, SD Negeri 3 Gunungan secara resmi meluncurkan program intensif Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis kelas dan lingkungan sekolah. Program ini dirancang khusus untuk membangun fondasi mental siswa agar siap menghadapi tantangan zaman dengan kepribadian yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Gunungan menegaskan bahwa sekolah dasar merupakan momentum paling krusial dalam mengukir watak anak. “Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan dari buku ke lembar jawaban ujian, melainkan proses panjang menyemai nilai-nilai kebaikan di dalam hati setiap peserta didik,” ujarnya saat membuka sosialisasi program di hadapan para guru dan komite sekolah.
3 Pilar Utama Implementasi Karakter di Sekolah
Melalui metode belajar sambil melakukan (learning by doing) yang rekreatif dan menyenangkan, internalisasi karakter di SD Negeri 3 Gunungan difokuskan pada tiga pilar gerakan utama:
1. Budaya “Berkata Baik” dan Saling Menghargai
Setiap pagi, siswa dibiasakan untuk menerapkan prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Di dalam ruang kelas, para guru secara aktif membimbing siswa agar senantiasa memilih tutur kata yang positif, saling menghormati perbedaan pendapat antar-teman, serta mengikis segala bentuk perundungan (stop bullying).
2. Jiwa Gotong Royong dan Saling Mendukung
Melalui sistem kerja kelompok dan penugasan proyek berbasis tim, siswa dilatih untuk menurunkan ego masing-masing. Mereka diajarkan bahwa keberhasilan sejati diraih lewat kolaborasi—di mana yang kuat merangkul yang lemah, dan setiap anggota regu saling memberikan dukungan terbaiknya demi mencapai tujuan bersama.
3. Kemandirian dan Keluhuran Budi
Siswa dididik untuk bertanggung jawab atas diri mereka sendiri sejak hal paling sederhana, seperti merapikan alat tulis pribadi, menjaga kebersihan ruang kelas, hingga tepat waktu saat mengikuti kegiatan sekolah. Disiplin ditumbuhkan sebagai kesadaran hati, bukan karena takut akan hukuman.
Aktivitas Kreatif di Ruang Kelas
Agar pesan-pesan moral ini melekat kuat dalam benak siswa, para wali kelas mengemas pembelajaran dengan berbagai media kreatif. Salah satu aktivitas yang paling diminati adalah membuat “Mural Nilai Hati” menggunakan kapur warna-warni di lantai kelas, mendengarkan dongeng kisah-kisah keteladanan tokoh bangsa, serta melakukan permainan peran (role playing) tentang cara menyelesaikan masalah secara damai bersama teman.
Melalui sinergi yang kuat antara guru di sekolah dan orang tua di rumah, program Penguatan Pendidikan Karakter ini diharapkan mampu mencetak lulusan SD Negeri 3 Gunungan yang seimbang—unggul dalam prestasi, santun dalam berperilaku, dan senantiasa melangkah maju membawa nilai-nilai luhur bangsa.
